Beranda Forum Radio Rig Perkembangan dan Pemanfaatan Teknologi Kesehatan Digital di Indonesia

Melihat 1 tulisan (dari total 1)
  • Penulis
    Tulisan-tulisan
  • #8228
    terrygerald83
    Peserta

    pada era modern seperti saat ini, keberlangsungan hayati manusia sangat ditunjang oleh teknologi. galat satu misalnya gerak. pada dasarnya, teknologi memang diciptakan buat mempermudah kelangsungan hayati insan. Teknologi digunakan buat membantu insan pada menjalankan kegiatan sehari-hari. Teknologi menyebar hampir diseluruh bidang aktivitas insan. tidak terkecuali bidang kesehatan.

    ketika ini, teknologi kesehatan telah sangat berkembang. sudah poly peralatan medis dan obat-obatan yg dikembangkan demi keberlangsungan proses penanganan. Perkembangan teknologi kesehatan didasari sang perkembangan jenis penyakit serta banyaknya jenis obat. menggunakan terus berkembangnya teknologi kesehatan, diperlukan bisa menaikkan derajat kesehatan rakyat. sebab dengan adanya perkembangan teknologi tadi, masyarakat akan lebih simpel pada mengetahui, memahami, serta mendapatkan akses kesehatan.

    aneka macam manfaat atau kemudahan yang didapatkan teknologi kesehatan. misalnya seperti memudahkan pasien mengakses pelayanan kesehatan, membantu kinerja energi medis pada melakukan penanganan, bisa menjangkau pasien lebih luas dan simpel, membantu menyimpan data rekam medis, dan masih banyak lagi. namun, ada kalanya perkembangan teknologi ini berbenturan menggunakan aspek etika medis. harga concealer wardah mirip layanan kesehatan digital yg belum didukung dengan regulasi atau kebijakan terkait. pada layanan kesehatan digital, berbagai data serta aspek privasi sangat rentan bocor. sang karena itu perlu adanya kebijakan yg membahas upaya proteksi konsumen. Alasan berasal lambannya pemerintah pada membuat regulasi kesehatan digital artinya adanya kekhawatiran atas standar dan jaminan mutu dari kecerdasan sintesis atau teknologi tadi. Pemerintah masih mempertimbangkan apakah teknologi tersebut tak akan menghasilkan kesalahan atau menyampaikan dampak negatif terhadap keselamatan pasien.

    Jika melihat praktik pada lapangan, ternyata pemerintah melalui Kementerian Kesehatan sudah mengeluarkan Peraturan Menteri Kesehatan nomor 46 Tahun 2017 ihwal strategi e-Kesehatan Nasional. Selain itu, adapula regulasi terkait penyelenggaraan layanan Telemedicine yang tertuang pada Peraturan Menteri Kesehatan nomor 20 Tahun 2019. Telemedicine adalah bentuk layanan kesehatan yg didukung sang kemajuan teknologi menggunakan menggunakan komunikasi audio, visual, serta data sehingga bisa dilakukan asal jeda jauh. contoh penggunaan telemedicine yaitu penggunaan fitur berbalas pesan menggunakan dokter melalui aplikasi untuk berkonsultasi.

    waktu ini, pada Indonesia telah banyak sekali tersebar perangkat lunak telemedicine. seperti KlikDokter, Alodokter, Halodoc, serta Good Doctor. tak hanya itu, pemerintah jua mempunyai aplikasi serupa bernama Mobile JKN. Layanan telemedicine pun menjadi semakin mudah dikarenakan bermitra dengan aplikasi transportasi online. contohnya mirip Halodoc yg bermitra menggunakan Gojek serta Good Doctor yg bermitra menggunakan Grab. lalu, apa saja laba yg bisa kita bisa Bila mengakses perangkat lunak tadi? dengan mengakses software tersebut, kita dapat dengan praktis berkonsultasi dengan dokter, membentuk janji dengan rumah sakit tanpa perlu antre, dan dapat dengan mudah membeli obat. Adanya kerjasama antara software telemedicine menggunakan software transportasi online pun membuat layanan pengantaran obat semakin mudah sehingga kita tak perlu repot-repot keluar tempat tinggal .

    Apakah perangkat lunak telemedicine memiliki kelemahan? Tentu setiap teknologi mempunyai kelebihan serta kekurangan. antara lain yakni masih banyak orang yang memilih buat tidak memakai aplikasi kesehatan tersebut sebab masih ragu serta kurang percaya. Hal itu dikarenakan rasa cemas para pengguna tentang akurasi diagnosis, keamanan data, kemungkinan terjadinya miskomunikasi, dan perlindungan aturan bagi pengguna. tetapi, di masa pandemi mirip waktu ini, minat masyarakat terhadap aplikasi telemedicine semakin tinggi pesat. Adanya kebijakan buat tidak keluar keluar tempat tinggal dan membatasi interaksi, membentuk warga beralih menggunakan perangkat lunak telemedicine menjadi media agar permanen mendapatkan layanan kesehatan. sang karena itu, menggunakan adanya aplikasi telemedicine, terbentuknya rantai penularan virus Covid-19 dapat dicegah.

    agar tidak cemas serta ragu menggunakan perangkat lunak telemedicine, warga dibutuhkan teliti dalam menentukan software telemedicine. Pastikan perangkat lunak tadi worth it serta terpercaya. buat memastikannya, warga mampu melihat dan membaca review pengguna lain terhadap software tersebut. Selain itu, warga jua harus memastikan apakah perangkat lunak tersebut telah sinkron dengan Pasal tiga Permenkes 20/2019 atau tak. pada pasal tadi dijelaskan bahwa ada lima pelayanan telemedicine yg bisa diberikan yaitu Teleradiologi, Teleelektrokardiografi, Teleultrasonografi, Telekonsultasi Klinis, dan pelayanan konsultasi telemedicine lain sesuai menggunakan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

    di pada dasarnya, perkembangan teknologi kesehatan digital pada Indonesia telah maju serta mumpuni dan pemanfaatannya pun sudah sesuai. tetapi, sebuah kemajuan haruslah didukung dengan respon yang baik sebagai timbal kembali. Respon tadi mampu berasal asal membuatkan pihak baik warga maupun pemerintah. warga seharusnya menyampaikan respon positif sebagai bentuk apresiasi. Jika kemajuan tadi dirasa kurang memuaskan, rakyat bisa memberikan kritik serta saran. Kritik dan saran tersebut bisa dipertimbangkan balik buat menyempurnakan teknologi ataupun menjadi bahan acuan buat membentuk teknologi yg lebih baik lagi. Pemerintah pun seharusnya membangun sebuah wadah buat menaungi perkembangan teknologi sebagai bentuk respon mereka terhadap kemajuan teknologi.

Melihat 1 tulisan (dari total 1)
  • Anda harus log masuk untuk membalas topik ini.