Beranda Forum Radio SSB Memakai Efek Visual untuk Sensasi, Olimpiade Tokyo akan Disiarkan dengan Teknolo

Melihat 1 tulisan (dari total 1)
  • Penulis
    Tulisan-tulisan
  • #8277

    tak akan ada penggemar pada tribun, serta lebih sedikit awak media di lapangan, demikianlah suasana Olimpiade Tokyo yg akan segera digelar. Jadi ketika meliput, para jurnalis akan mengandalkan teknologi tertentu agar bisa memberikan pengalaman yg akan terasa lebih nyata bagi pemirsa pada rumah.

    selesainya pandemi memaksa Olimpiade ditunda selama satu tahun, poly forum penyiaran mencoba alternatif dalam planning keterangan mereka. Dari tahun 2008 Layanan Penyiaran Olimpiade atau Olympic Broadcasting Service (OBS) bertanggung jawab atas pembuatan film serta penyiaran Olimpiade, tetapi mereka tak pernah menghadapi situasi mirip ini sebelumnya.

    “Komitmen utama sesudah penundaan (ialah) bahwa kami tidak akan mengurangi sama sekali ruang lingkup berasal apa yg kami lakukan,” kata koordinator OBS, Yiannis Exarchos.

    Tim OBS pun berencana buat merekam sekitar 9.500 jam video asal Olimpiade pada Tokyo 2020, jumlah ini 30% lebih poly daripada yang diambil di Olimpiade Rio tahun 2016. Rekaman itu lalu akan didistribusikan ke stasiun televisi di seluruh dunia yg memiliki hak siar.

    Siaran Olimpiade telah sangat berkembang jauh sejak pertama yang disiarkan televisi di Berlin, Jerman, di tahun 1936, ketika 3 kamera menangkap gambar yg ditransmisikan ke penonton yg hanya beberapa kilometer jauhnya. namun kini , pihak penyiar menjanjikan pemirsa akan pengalaman yg ditambah dengan banyak sekali teknologi baru.

    Teknologi yg akan dipakai diantaranya yakni 3D Athlete-Tracking, sebuah sistem yang digunakan sang OBS buat merogoh gambar asal beberapa kamera dan menggabungkannya menggunakan kecerdasan sintesis buat membagikan aksi olahraga berasal setiap sudut.

    “misalnya pada angka lari 100 meter … Anda dapat balik sesudah beberapa detik dan membangun pulang semua balapan dengan mengidentifikasi banyak sekali puncak atau kecepatan,” istilah Exarchos. “Anda mulai memahami harga nu skin bagaimana balapan secepat itu sebenarnya dijalankan,” katanya. “Ini menyampaikan rona tambahan bagi komentator, serta utamanya bagi pemirsa membantu buat benar-sahih tahu apa yang terjadi di kembali pertunjukan luar biasa ini.”

    buat pertama kalinya, OBS akan memfilmkan semua Game dalam gambar dengan definisi ultra-tinggi (4K). serta pemirsa di Jepang yg punya perangkat televisi teranyar bahkan bisa menonton pertandingan dalam 8K.

    Penyiar nasional Jepang NHK merupakan pemimpin di bidang penyiaran berteknologi ini dan akan memakai kamera yang baru saja dikembangkan. “keliru satu kekuatan 8K ialah dia menampilkan cara tubuh beranjak dalam lebih jelasnya yg belum pernah terjadi sebelumnya pada layar,” ujar Takayuki Yamashita, asal sentra penelitian teknologi NHK.

    namun Laurent-Eric Le Lay, direktur olahraga lembaga penyiar nasional Prancis, France Televisions, bagaimanapun bersikap hati-hati akan penggunaan teknologi ini. inovasi France Televisions buat Olimpiade termasuk menampilkan impak visual yg akan membentuk studio terlihat mengambang pada Teluk Tokyo.

    “Kita menciptakan gelembung kaca virtual di mana pemirsa akan melihat bangunan paling indah di Tokyo. terdapat banyak pekerjaan yg wajib dilakukan buat menghidupkan set ini.” Selain itu, ada teknik khusus yang diterapkan buat mengimbangi kurangnya penonton di sebuah Pertandingan pada mana penyelenggara melarang hampir semua penggemar karena ketatnya protokol corona.

    OBS menggunakan rekaman asal pertandingan-pertandingan sebelumnya buat menghasilkan suara ambient yang disesuaikan menggunakan setiap olahraga buat dipergunakan selama kompetisi.

    Para atlet yang bertanding pada stadion dan ruang-ruang yg tanpa penonton nantinya jua akan bisa melihat penggemar menyemangati mereka melalui layar pada tempat-kawasan yg sudah ditentukan. Mosaik video selfie yang dikirim dari seluruh global jua akan ditampilkan.

    Selain itu, beberapa atlet pula akan dapat berbicara singkat dengan keluarga di layar video di akhir kompetisi mereka, meskipun hanya selama 90 dtk. Meskipun akan terdapat video kerabat mereka yang bersorak, video ini tidak akan mempunyai suara.

    Langkah-langkah ketat virus sudah memaksa banyak penyiar nasional buat mengirim tim yg lebih mungil ke Jepang dan menangani operasi teknis penyiaran dari negara dari mereka.

    France Televisions telah mengurangi jumlah timnya berasal 210 di Rio menjadi 180 orang, sebagian sebab adopsi teknologi IP dan Cloud OBS memungkinkan file akbar buat dapat ditangani dari jarak jauh. akan tetapi buat beberapa hal, terutama wawancara atlet, tidak mampu dilakukan dari jauh, kata Le Lay.

    “saya pikir buat pemirsa Prancis, merupakan penting bahwa kami berada di lapangan, bukannya di Paris serta mencoba berbicara menggunakan atlet lewat Skype.”

    hingga Rabu (21/07) terdapat delapan perkara infeksi Covid-19 sudah dicatat sang penyelenggara Olimpiade, demikian ungkap penyelenggara dalam laporan harian. keliru satu atlet yang tidak tinggal di perkampungan atlet termasuk pada antara mereka yang dinyatakan positif.

    Jumlah tadi berakibat total tes positif di antara mereka yang terkait menggunakan Olimpiade menjadi 75 masalah sejak 1 Juli. dari penyelenggara, seseorang pejabat di kampung atlet telah dinyatakan positif serta mempunyai 12 hubungan dekat.

    Selain 75 perkara yang didaftarkan oleh penyelenggara Olimpiade, empat tes positif lainnya dicatat oleh prefektur Jepang. Otoritas regional pada Jepang tidak berkewajiban melapor jika masalah virus corona secara khusus terkait menggunakan Olimpiade.

Melihat 1 tulisan (dari total 1)
  • Anda harus log masuk untuk membalas topik ini.