Beranda Forum Topik Lain-Lain Mahasiswa Bikin Inovasi Bantu Pemulihan Pasien Covid

Melihat 1 tulisan (dari total 1)
  • Penulis
    Tulisan-tulisan
  • #8186

    Pandemi Covid-19 masih membekap Indonesia. pada Bandarlampung saja kini diterapkan Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat hingga 20 Juli mendatang.

    tetapi, global kampus tidak surut penemuan. Beberapa terobosan dicetuskan guna membantu pemerintah pada menangani akibat Covid-19.

    galat satunya tiba asal mahasiswa Universitas Bandar Lampung (UBL) yg membentuk Inhalasi Hydrogen guna membantu pemulihan pasien Covid-19. Mahasiswa Fakultas Teknik (FT) UBL merancang Inhalasi Hydrogen memakai metode Elektrolisis buat meringankan gejala paru-paru dampak Covid-19.

    Penelitian ini dilakukan oleh mahasiswa acara Studi Teknik Mesin, Dandi Efendi serta beberapa rekannya. Dibantu oleh dua dosen pembimbing, Riza Muhida, Ph.D., dan Muhamad Riza, Ph.D.

    dari Dandi, dirinya bersama beberapa rekannya menghasilkan Inhalasi Hydrogen menggunakan indera serta bahan yg mudah didapatkan. contohnya saja indera serta bahan yang dibutuhkan hanya Generator hydrogen, air, tabung regulator humidifier, masker oksigen, serta DC power supply.

    “jikalau langkah-langkah pembuatannya jua relatif mudah. Jadi pertama dengan menghubungkan selang asal tabung penampung air ke generator melalui connector in, lalu hubungkan selang berasal generator ke tabung humidifier melalui connector out, lalu hubungkan humidifier menggunakan oksigen mask, dan langkah terakhir hubungkan generator yg sudah di rangkai dengan DC power supply,” ungkap Dandi.

    dia menyebut, cara kerja indera ini adalah menghasilkan air masuk ke generator HHO, lalu air mengalami proses elektrolisis serta membuat gas HHO atau 66% hydrogen serta 33% oxygen. Selanjutnya gas masuk ke tabung humidifier, sesudah maluli tabung humidifier gas pada alirkan ke oxygen mask.

    Dandi mengatakan, Inhalasi Hydrogen memiliki poly manfaat. Bahkan, sudah poly dikemukakan oleh para pakar melalui banyak sekali artikel, galat satunya berdasarkan dr. Bintang Cristo Fernando, Sp.BS yang pula ketua Instalasi Gawat Darurat tempat tinggal Sakit PGI Cikini, Jakarta.

    “Penggunaan hidrogen ini memiliki beragam manfaat dan fungsi. seperti waktu hingga di paru-paru, hidrogen memiliki fungsi menjadi antioksidan yg mendukung detoksifikasi sel. Jika sel-sel pada paru-paru itu sedang mengalami harga oriflame toxifikasi mirip CO-nya tinggi, tidak bekerja, atau sedang bengkak, antioksidan berfungsi buat melakukan detoksifikasi sel. Hal itu menghasilkan sel tadi terhidrasi dan permukaan sel mitokondria yg sudah terganggu akan baik kembali sehingga sel bisa bekerja lagi secara optimal seperti biasa serta meningkatkan kecepatan produksi kekebalan tubuh,” tambah Dandi.

    dari berbagai laporan memberikan air hidrogen memiliki kualitas terapeutik dalam pengobatan syarat paru-paru inflamasi kronis. oleh karenanya memungkinkan bisa membantu meringankan tanda-tanda paru-paru yang parah asal Covid-19.

    ketika ini, Inhalasi Hydrogen buatan Dandi serta rekan-rekannya masih dalam tahap peninjauan ulang berasal proses uji klinis serta kelayakan penggunaannya dari sisi medis. “sampai waktu ini masih wajib ditinjau ulang berasal proses uji klinis serta kelayakan penggunaannya dari sisi medis. Kami sangat terbuka buat melakukan kerjasama menggunakan Dinas Kesehatan. Hal ini penting karena kami memerlukan masukan dari pihak terkait buat penyempurnaan produk ini berasal sisi medis,” tutur Dandi.

    Dandi menambahkan, sebenarnya pembuatan Inhalasi Hydrogen ini adalah pekerjaan penelitian lanjutan yg awalnya buat mengekstrak hidrogen (H) dari air (H2O). di awalnya Dandi penekanan ke hidrogen buat asal energi pengganti bahan bakar minyak (BBM), yg mana penelitian ini telah dilakukan Sejak tahun lalu pada rangka mengikuti program merdeka belajar pada acara Studi Teknik Mesin UBL.

    “sebab hasil penelitian semester kemudian generator ini membuat gas hidrogen serta oksigen, dimna gas hidrogen dapat di jadikan bahan bakar, dan oksigen nya mampu di tampung pada tabung Jika ingin pada pergunakan pulang, serta ternyata gas dan air dari proses tersebut jua dapat di pakai di bidang medis, berasal sinilah saya dan rekan-rekan bersama bimbingan dosen memutuskan buat membuat Inhalasi Hydrogen tadi,” lanjut Dandi.

    tak hanya Dandi, inovasi terbaru tiba berasal Institusi Teknologi Sumatera (ITERA). Dosen ITERA, Andre Febrianto, dan Heriansyah, menciptakan aplikasi tandatangan digital di surat bebas Covid-19. software ini krusial buat cegah pemalsuan surat tes Covid-19 ketika ini.

    buat mengurangi potensi kecurangan yang dilakukan warga , Andre serta Heriansyah membangun indera tadi. pada mana, pembuatan perangkat lunak indikasi tangan digital atau digital signature ini adalah program dedikasi pada warga (PkM) yang dilakukan Andre Febrianto, yg ialah dosen acara Studi Teknik Informatikda serta Heriansyah, dosen Prodi Teknik elektronika.

    “aplikasi ini didesain dengan tujuan melakukan pembuktian buat memvalidasi bahwa surat hasil tes Covid-19 yg dikeluarkan sahih-sahih asal berasal UPTD Labkesda Provinsi Lampung,” kentara Andre.

    perangkat lunak ini akan menambahkan QR-Code yang akan muncul pada akibat tes Covid-19. di mana, Bila QR-CODE dipindai, maka akan terkoneksi menggunakan website resmi UPTD Labkesda Provinsi Lampung, sehingga dapat menghindari pemalsuan surat, baik surat akibat investigasi Swab PCR atau Swab Antigen,” kentara Andre.

    aplikasi ini juga merupakan tindak lanjut asal kegiatan training pembuatan dan pemanfaatan sistem info laboratorium (SIL) yg diadakan dirinya serta Heriansyah di UPTD Balai Labkesda Provinsi Lampung, beberapa saat kemudian. training dilakukan 2 kali, yaitu pada 1 dan 6 Juli 2021, bertempat di Aula UPTD Labkesda Provinsi Lampung, serta diikuti para pegawai Labkesda.

    sebab itulah, Andre mengatakan ITERA siap senantiasa pengambil peran pada penerapan teknologi pada rakyat terutama pada Provinsi Lampung dan Pulau Sumatera, sinkron menggunakan tagline Itera For Sumatera. “salah satunya melalui dedikasi warga yg kami lakukan guna mengatasi problem di saat pandemic Covid-19,” tambah Andre.

    menggunakan adanya software ini, kepala UPTD Labkesda Provinsi Lampung, Leni Yurina menyambut baik. sebab, aplikasi itu akan diintegrasikan dengan AllRecord-tc-19 (NAR) serta perangkat lunak Peduli Lindungi yg sudah dipergunakan oleh pemerintah.

    “menggunakan adanya aplikasi ini, maka akan terintegrasi dengan NAR serta software Peduli Lindungi sebagai akibatnya dapat menaikkan pelayanan pada rakyat supaya lebih efektif serta efisien,” jelas Leni.

    Leni menyebut, hal ini pula sejalan dengan arahan Menteri Kesehatan RI yg tertuang pada Surat Edaran Menkes No. HK.02.01/MENKES/847/2021 perihal Digitalisasi dokumen kesehatan bagi pengguna transportasi udara yg terintegrasi menggunakan perangkat lunak Peduli Lindungi.

    “Kami berharap, sistem gosip laboratorium (SIL) dapat segera diterapkan pada UPTD Labkesda Provinsi Lampung. Hal ini mengingat di era digital saat ini sangat diharapkan sebuah sistem berita yang bisa menunjang segala operasional pelayanan di Labkesda, mulai berasal proses registrasi, pemeriksaan sample laboratorium, sampai pembayaran,” celoteh Leni.

Melihat 1 tulisan (dari total 1)
  • Anda harus log masuk untuk membalas topik ini.